Lahat — Komandan Kodim (Dandim) 0405/Lahat Letkol Inf David Jihandika, S.H., M.Sos., mendampingi Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI dalam kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Kota Agung, Desa Kota Agung, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, Kamis (3/9).
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0405/Lahat hadir bersama Kasdim 0405/Lahat Mayor Inf Subianto, Danramil 06/Muara Pinang Kapten Inf Heri Prabowo, Danramil 09/Kota Agung Kapten CZI Herry beserta jajaran anggota Koramil 09/Kota Agung.Turut hadir Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Brigjen TNI Bayu Ajiwidodo, S.H., M.I.P., bersama sejumlah perwira dari unsur TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.Penyuluhan tersebut diikuti unsur Forkopimcam, para camat dan kepala desa wilayah Kota Agung, personel TNI-Polri, Damkar/Manggala Agni, staf dan karyawan, serta masyarakat di wilayah Koramil 09/Kota Agung.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0405/Lahat Letkol Inf David Jihandika, Menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur dan peran aktif masyarakat dalam melakukan pencegahan Karhutla.Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, memahami potensi kerawanan kebakaran, serta mengetahui langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan peran serta seluruh komponen masyarakat. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran,” ujar Dandim.
Sementara itu, materi penyuluhan yang disampaikan Tim Mabes TNI mencakup teknik pencegahan dan pelaporan apabila terjadi kebakaran serta pemahaman mengenai kerugian yang ditimbulkan akibat bencana Karhutla.Dandim 0405/Lahat berharap kegiatan penyuluhan tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya di wilayah Kecamatan Kota Agung.
“Kita harapkan masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla, sehingga kejadian kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan,” tambahnya.Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan tertib, aman dan kondusif. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan foto bersama.(yud)
